Hi peminta diamku
biar katabuta mengecup keningsepi memandangmu pun cukup
selengang perjalanan rima memajang nelangsa panjang
biarlah setia menatap senyap membaca kalbu mengeja tetap cakrawala mendung
langit tak lagi lembayung
harapan kembara sungguh
bukan mengeja bahasa atau sajak tentangmu
sehela doa tunduk
embunan jatuh dari pucuk kehendak Nya
siapa tertidur siapa merakit mimpi dan mendekatkan Diri
biar katabuta mengecup keningsepi memandangmu pun cukup
selengang perjalanan rima memajang nelangsa panjang
biarlah setia menatap senyap membaca kalbu mengeja tetap cakrawala mendung
langit tak lagi lembayung
harapan kembara sungguh
bukan mengeja bahasa atau sajak tentangmu
sehela doa tunduk
embunan jatuh dari pucuk kehendak Nya
siapa tertidur siapa merakit mimpi dan mendekatkan Diri
No comments:
Post a Comment